Penjelasan yang menarik tentang akhlak terpuji dari Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al Abbad hafizhahullah :

Dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dia berkata :

إنَّ الله تعالى قَسَمَ بينكم أخلاقكم، كما قسم بينكم أرزاقكم

Sesungguhnya Allah Ta’ala membagi akhlaq (yang terpuji) kepada kalian, sebagaimana Allah membagi rezeki kepada kalian” (H.R Bukhari dalam Adabul Mufrad).

Akhlaq (yang terpuji) adalah anugerah dari Allah dan merupakan pembagian dari Allah, serta merupakan bentuk keutamaan yang Allah berikan untuk hamba. Allah yang menganugerahi ridzqi, Dia pulalah yang menganugerahi akhlaq yang terpuji. Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah berkata,

فإنَّ الأخلاق مواهب يهب الله منها ما يشاء لمن يشاء

Sesungguhnya akhlaq yang terpuji adalah anugerah yang Allah berikan kepada para hamba sesuai dengan kehendak-Nya”.

Dalam masalah mendapatkan ridzqi, dua perkara yang harus ada yaitu bersandarnya hati seorang hamba kepada Allah dan menyerahkan urusan seluruhnya kepada Allah tentang rezekinya serta berusaha mencari rezeki tersebut dengan usaha yang diperbolehkan oleh syariat. Maka demikian pula dalam masalah akhlaq yang terpuji, seseorang hendaknya bersandar kepada Allah dalam mendapatkan akhlaq dan adab yang terpuj disertai dengan usaha melawan dan menundukkan hawa nafsu untuk mendapatkannya.

Hanya Allah-lah satu-satunya Dzat yang bisa memberi petunjuk

***

Sumber : http://al-badr.net/muqolat/3048
Penerjemah : Adika Mianoki

Sumber