Mata Merah Dan Obat Tetes Mata

Mata merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh kita. Dengan mata, kita bisa melihat keindahan ciptaan Allaah, keagungan dan kebesaran-Nya. Dan dengan mata pula kita bisa memperoleh banyak ilmu dan pengetahuan jika kita gunakan semaksimal mungkin untuk membaca dan menelaahnya. Karena perannya yang sangat penting inilah maka marilah kita menjaga kesehatan mata kita. Salah satu cara untuk menjaganya adalah tidak sembarangan menggunakan obat tetes mata ketika ada keluhan mata merah.

Banyak penyebab dari keluhan mata merah, sehingga kita tidak boleh sembarangan menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas. Beberapa penyebab mata merah adalah debu, alergi, infeksi, penyakit mata glaukoma dan beberapa penyakit yang mendasari.

  1. Mata merah karena debuMata merah karena debu biasanya tidak belekan (banyak kotoran mata), jarang membengkak, merahnya semakin lama semakin pudar dan bisa mereda sendiri.
  2. Mata merah karena alergiGejala-gejala dan tanda-tanda mata merah karena alergi biasanya disertai oleh gatal yang hebat, keluar air mata (berair), pembengkakan selaput-selaput mata, panas dan silau. Penyebab-penyebab alergi yang sering adalah serbuk sari musiman, bulu hewan, dan debu. Mata merah karena alergi ini seringkali musiman dan disertai oleh gejala-gejala alergi khusus lain seperti bersin, hidung yang gatal, atau tenggorokan yang gatal. Pada keadaan ini handuk dingin dan lembab bisa dipakaikan pada mata untuk mengurangi pembengkakannya.
  3. Mata merah karena infeksiPada mata merah infeksi, selain gatal, rasa tidak enak mengganjal seperti ada pasir, banyak mengeluarkan air mata, dan merahnya mata semakin hari semakin bertambah. Mungkin disertai pembengkakan kelopak mata, dan waktu bangun tidur mata rapat, banyak kotoran mata (belekan). Penyebabnya bisa karena infeksi bakteri, virus atau jamur. Penyakit mata karena infeksi ini mudah menular.
  4. Mata merah karena penyakit glaukomaGlaukoma adalah kerusakan saraf penglihatan mata akibat peningkatan tekanan bola mata disertai kerusakan lapang pandang. Penyakit ini dibagi menjadi 2 yaitu yang tenang (tidak memberikan keluhan kecuali sudah berat) dan yang akut (gejalanya mata merah, penglihatan buram, sakit kepala , mual hingga muntah) . Penyakit mata ini tidak menular tapi bisa diturunkan (genetis). Merupakan penyebab kebutaan kedua setelah katarak di Indonesia.
  5. Mata merah karena penyakit-penyakit yang mendasariMata merah mungkin suatu tanda dari suatu penyakit yang mendasarinya dalam tubuh. Penyakit yang paling sering mendasarinya adalah penyakit-penyakit rheumatic, seperti rheumatoid arthritis dan systemic lupus erythematosus. Mata merah juga terlihat pada penyakit Kawasaki (suatu penyakit yang jarang yang dihubungkan dengan demam pada bayi-bayi dan anak-anak) dan penyakit-penyakit usus tertentu seperti radang borok usus besar (ulcerative colitis) dan penyakit Crohn.Mata merah akibat infeksi tidak bisa disembuhkan dengan obat tetes mata yang dijual bebas. Bahkan memakai obat tetes mata yang diijual bebas malah bisa membuat penyakit mata merah bertambah parah, bukannya malah sembuh. Begitu juga dengan penyakit glaukoma, tidak bisa diobati dengan obat tetes mata infeksi atau obat tetes mata yang dijual bebas, melainkan harus dengan obat khusus penurun tekanan bola mata. Membiarkan glaukoma berkepanjangan bisa berakhir dengan kebutaan.

    Mata merah yang disebabkan virus  seperti herpes tidak mempan diobati dengan obat tetes mata biasa, harus dengan obat tetes mata anti virus. Demikian pula jika mata merah dikarenakan oleh alergi maka akan mereda jika diobati dengan tetes mata yang mengandung obat anti alergi. Artinya, bahwa tidak semua mata merah boleh sembarang diberi obat tetes mata.

Ada beberapa golongan obat tetes mata, yaitu obat tetes mata antiseptik dan antiinfeksi untuk infeksi oleh mikroba atau benda asing yang masuk ke mata, obat tetes mata kortikosteroid untuk alergi mata atau bengkak yang disebabkan virus, obat tetes mata midriatikum untuk membesarkan pupil, obat tetes mata miotikum untuk mengobati miosis (konstriksi dari pupil mata), dan obat tetes mata glaukoma untuk mengendalikan pembentukan cairan di dalam mata.

Dengan mengetahui beberapa penyebab keluhan mata merah dan berbagai macam golongan obat tetes mata maka mulai dari sekarang marilah kita bersikap bijak dalam menggunakan obat tetes mata. Jika Allah takdirkan muncul keluhan mata merah maka janganlah segan untuk berkonsultasi dan memeriksakannya ke tenaga kesehatan (dokter) terdekat untuk mengetahui penyebab pasti dan tetes mata yang sesuai untuk mengobatinya.

 

Penulis: dr.Anaviati

Sumber:

  • Kapita selekta kedokteran jilid 1. 2000. Jakarta: Media Aesculapius.
  • Wahjuni,Florentina. 2012. Kontroversi 101 mitos kesehatan. Jakarta: Penebar Plus.

Sumber: https://muslimah.or.id

You may also like...