Pertanyaan:

Assalamualaikum

Sy mau tanya nih. Sy memiliki nenek yg tinggal dgn bibi & paman sy… Nenek sy merasa sering terganggu, spt ada yg tidur di sebelahnya, dll.

Lalu, bibi & paman sy menanyakan hal tersebut kpd seseorang yg mengerti. Dia mengatakan bahwa ada 2 anak jin di dalam rumah paman & bibi sy tersebut. Dia menyuruh agar menaruh suket di rumah… Apakah jika hal tersebut dilakukan bisa menjadi musyrik dgn tujuan mengusir jin tersebut? kalau iya, bagaimana cara mengusir jin tersebut? Terima kasih

Wassalamu’alaikum

Jawaban:

Waalaikum salam warohmatulloh…

Pertama:

Jika yang dimaksud dg “orang yg mengerti” adalah “paranormal”, atau “orang pinter”, atau sebutan dukun lainnya… Maka ini merupakan dosa besar, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Hajar Alhaitami dalam Azzawaajir Aniqtirofil Kabair  (2/176)…

Hal ini berdasarkan sabda Rosul -shollallohu alaihi wasallam-:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Barangsiapa mendatangi Arrof , kemudian ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka sholatnya tidak akan diterima selama 40 hari. (HR. Muslim, no: 2230)… Ibnul Atsir mengatakan: “Arrof ” adalah orang yang mengaku mengetahui hal gaib, padahal hanya Alloh yg mengetahuinya. (Annihayah fi ghoribil hadits, hal 608)… Dan termasuk dalam kategori Arrof ini adalah para dukun dan yang semisalnya.

مَنْ أَتَى كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ… فَقَدْ بَرِئَ مِمَّا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ.

Barangsiapa mendatangi Kahin (dukun) dan membenarkan ucapannya… Maka ia berlepas diri dari apa yang diturunkan kepada Muhammad. (HR. Abu Dawud, no: 3904, dan dishohihkan oleh Syeikh Albani).

ليْسَ مِنَّا مَنْ … تَكَهَّنَ أَوْ تُكُهِّنَ لَهُ، أَوْ سَحَرَ أَوْ سُحِرَ لَهُ

Bukan dari kami, … Orang yang melakukan perdukunan, atau orang meminta didukunkan… Orang yang menyihir, atau orang yang meminta disihirkan. (HR. Albazzar dan Attobaroni, dan dishohihkan oleh Syeikh Albani dalam Silsilah Shohihah 5/230)

Kedua:

Tidak boleh melakukan apa yang disarankan oleh si dukun, karena itu merupakan salah satu bentuk peribadatan kepada setan… Menaati perintah jin atau setan dalam perkara yang tidak sesuai dengan syariat maupun bukti ilmiah, sama halnya dengan beribadah kepadanya.

Ketiga:

Ada cara-cara mengusir setan dan jin dari rumah kita yang diajarkan oleh syariat islam, diantaranya:

  1. Menghidupkan rumah kita dengan ibadah sholat-sholat sunnah.
  2. Memperbanyak membaca Alqur’an, khususnya Surat Albaqoroh di rumah kita, karena sebagaimana sabda Rosul -shollallohu alaihi wasallam-, setan dan jin akan lari dari rumah yg dibacakan Surat Albaqoroh di dalamnya.
  3. Membaca Ayat Kursi sebelum tidur, karena sebagaimana sabda Rosul -shollallohu alaihi wasallam-, setan dan jin tidak akan mampu mendekati orang yang membaca Ayat Kursi sebelum tidurnya hingga ia bangun kembali.
  4. Membaca Surat Alfalak dan Annas setiap pagi dan sore, karena sebagaimana sabda Rosul –shollallohu alaihi wasallam-, tidak ada pelindung diri yang lebih kuat dari keduanya.
  5. Membersihkan rumah kita dari musik, patung, dan gambar-gambar bernyawa, karena sebagaimana sabda Rosul –shollallohu alaihi wasallam– setan sangat menyukai musik, sedang malaikat tidak akan masuk ke rumah yang ada patung dan gambar bernyawa di dalamnya.

Sekian, meski singkat, tapi semoga bermanfaat… Wallohu a’lam bis showab…

Madinah, 19 Muharrom 1433 H – 14 Desember 2011 M

 

Sumber: https://addariny.wordpress.com

.